Sumber kemacetan berada di tiga lokasi. Pertama, akses masuk lokasi di samping Kampus UMJ. Kedua, Akses masuk lokasi di Pertigaan Gintung, dan yang terkhir di UIN Kampus 2. Keluar masuknya kendaraan membuat jalanan macet. Walaupun tidak macet total, tapi terlihat setiap kendaraan, khususnya roda empat hanya mampu melaju dengan rata-rata kecepatan 5-20 km. Bahkan sesekali kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali.
Sunday, March 29, 2009
Kemacetan Di Lokasi Situ Gintung
Sumber kemacetan berada di tiga lokasi. Pertama, akses masuk lokasi di samping Kampus UMJ. Kedua, Akses masuk lokasi di Pertigaan Gintung, dan yang terkhir di UIN Kampus 2. Keluar masuknya kendaraan membuat jalanan macet. Walaupun tidak macet total, tapi terlihat setiap kendaraan, khususnya roda empat hanya mampu melaju dengan rata-rata kecepatan 5-20 km. Bahkan sesekali kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali.
Saturday, March 28, 2009
Sehari Pasca Musibah Gintung

Sabtu, 28 Maret 2009, hujan deras mewarnai hari setelah musibah jebolnya tanggul Situ Gintung. Team penyelamat masih melakukan penyisiran disekitar kejadian untuk menemukan orang yang diduga hilang pada hari sebelumnya ketika airbah meluluhlantahkan sebagian daerah di sekitar Situ Gintung...
Hampir semua regu penyelamat dari berbagai organisasi turun mengerahkan kemampuannya untuk menyisir daerah sekitar guna menemukan daftar penduduk yang hilang pada musibah yang terjadi di hari Jumat, 27 Maret 2009. Mulai dari organisasi Masyarakat, Perusahaan Raksasa, sampai Partai-partai politik.
Tidak bisa dicegah lagi, jalan sepanjang Lebak Bulus sampai Rempoa macet total. Karena memang banyak pengunjung yang berdatangan ke lokasi. Entah hanya untuk melihat-lihat atau membantu warga menemukan sanak familinya yang masih dikabarkan hilang.
Berbagai jenis kendaraan berjajar parkir di sepanjang ruas jalan Jl.Ir.H.Juanda. Sehingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Bahkan kendaraan yang dinaikin oleh kami hanya mampu berjalan 10km per jam. Kadang harus berhenti total selama 5-10 menit.
Tidak ada yang bisa disalahkan dalam kemacetan ini. Dilema untuk menjustifikasi. Menyalahkan mereka yang parkir di jalanan, belum berani karena siapa tahu kedatangan mereka untuk membantu warga.
Satu yang bisa kita sikapi; bersabar dengan kondisi ini dan berdoa semoga semuanya kembali normal dan Tuhan memberikan kekuatan kepada mereka yang terkena musibah ini.
Selengkapnya...
Friday, March 27, 2009
Pulau Situ Gintung
Jumat, 27 Maret 2009 adalah hari yang menjadi saksi ratusan warga meneteskan air mata. Danau Situ Gintung yang menjadi tempat wisata kebanggaan warga sekitar kini telah menjadikannya musibah yang memaksa mereka untuk mengikhlaskan kepergian sanak family.
Musibah itu diperkirakan terjadi di pagi hari antara jam 4.30 (tidak tepat waktunya). Waktu itu untuk sebagian warga sekitar masih dianggap pagi untuk beranjak dari rumah bahkan dari tempat tidur. Dengan tiba" terdengar sebuah ledakan besar yang bersumber dari tanggul. Banyak warga yang terbuat kaget karenanya. Ternyata benar, ketakutan warga selama ini terbukti. Tanggul yang diandalkan untuk menahan situ tersebut jebol dan air pun tidak tertahan lagi menyeret semua yang ada dijalurnya.
Korban yang tercatat sampai saya menulis liputan ini adalah 63 orang dan yang hilang 32 orang. Kerjasama antar pihak benar-benar dibutuhkan.
Saya tidak bisa menulis banyak dengan apa yang saya lihat hari ini. Saya pribadi hanya bisa berdoa, semoga mereka yang terkena musibah diberikan kekuatan oleh Yang Maha Kuasa. Dan bagi mereka yang sudah meninggalkan kita dalam musibah ini diberikan tempat yang mulia di sisiNya.
Saya juga mengajak kepada kita semua untuk segera bertobat sebelum Tuhan murka kepada kita.
Selengkapnya...